Jumat, 09 Januari 2015

Kadang galau itu indah

    Hai galau, hai pembuat galau, hai yang entah dimana kamu berada. Terima kasih udah memberikan inspirasi yang banyak buatku. Kamu segalanya buat hidupku, Karena kamu yang membuat semua Canvas Putih tak akan pernah kosong lagi. 

     Di satu hari aku galau setengah abad dan semua tentang dia hadir di otakku. Setiap hari hanya dia dan seluruh kenangannya merasuki pikiran dan hatiku. Sampai-sampai bertanya kepada diri sendiri "Apa yang terjadi?." Tiba-tiba suatu hari siang bolong nan panas Jakarta, aku terpikirkan apa yang harus kulakukan? berpikir sejenak, mau bikin puisi tapi gak bisa sepuitis itu dan akhirnya pikiran mentok di Canvas Putih. Okey, aku berpikir akan melukis semua tentang Dia, dan berharap suatu hari ia akan tersadar semua karya yang aku buat untuknya!. Tapi ternyata harapan itu bukan sekedar harapan.