Senin, 24 Agustus 2015

LUKA

Aku 
Sejenak terdiam melihat kamu dan kenangan itu
Bukan 1, 2 ataupun 3 yang terlihat 
Melainkan bilangan tak terhinggalah yang ada disana 

Mengenang 
Sebuah kata yang menyakitkan, adakah pengganti kata untuk dirimu yang lebih indah?
Sehingga hati ini tidak meninggalkan sebuah goresan!

Kamu 
Hanya diam lalu menutup mata, seakan tak ingin melihat Dunia, Dunia nyata ini.
Kau hanya diam dan hanyut kedalam lautan mimpi



LUKA



Jakarta, 27 Mei 2015